Rabu, 18 Mei 2011

bulan penuh cerita

Malam ini bulan purnama...bulet! ganteng! Walau sesekali tertutup awan hitam, tapi kegagahannya tetap yahud! Hehe

Melihat bulan purnama malam ini saya jadi inget beberapa bulan lalu saat saya sedang berada di rumah (di Kalimantan), tepatnya di bulan januari. Saat itu saya dan bapak saya sedang duduk diteras samping rumah. Malam itu bertepatan dengan bulan purnama, bapak saya pun mulai bercerita panjang lebar tentang perputaran bulan hingga akhirnya terjadilah bulan penuh atau bulan purnama. Saya sedikit lupa bagaimana ceritanya, yang saya ingat bulan penuh itu terjadi ditanggal tengah pada tanggalan jawa...zzzzzz saya lupa cerita selebihnya bagaimana...

Berawal dari bulan purnama, akhirnya obrolan kami pun mulai panjang dan sedikit lebar :)
Setiap saya pulang ke rumah, dan bila bapak tidak sedang sibuk dengan pekerjaannya pasti bapak selalu mencari saya untuk ngobrol..banyak hal yang kami obrolkan, dari perkuliahan saya, pekerjaan beliau, hobi beliau, hobi saya, kebiasaan di jogja apa aja, kesibukan beliau di gereja, dan hal-hal lain yang penting sampai tidak penting seperti bertanya tentang ‘gimana dek kabar hati mu?’ eeeaaa itu sangat menohok hahahahaha
Oke okee kita balik lagi ke kisah awal, hehe! Yakk setelah menceritakan bulan purnama Bapak saya pun mulai bercerita tentang mimpi-mimpinya...mimpi tentang masa tuanya yang tentu saja ada kaitannya dengan saya..fuuiihh hehe
Mimpi beliau cukup simple, tapi cukup sulit untuk saya wujudkan...saya memiliki mimpi tentang masa depan saya dan ternyata sedikit berbeda jalur dengan mimpi Beliau, itulah yang membuat saya sedikit sulit mewujudkan mimpinya...
Ini mimpi Beliau yang kedua, dulu saat saya masih duduk dibangku SMA, Beliau pun memiliki mimpi yang ternyata sudah tidak memungkinkan diwujudkan karna saya punya pilihan sendiri...

Senang karna bapak mau membagikan mimpinya,,tapi sedikit miris karna lagi-lagi belum tentu saya bisa mewujudkannya...
Saya memiliki mimpi untuk masa depan saya...
Bapak pun memiliki mimpi untuk masa tua nya...
Sekarang bagaimana caranya agar mimpi saya dan bapak dapat berjalan beriringan tanpa ada satu pun yang mengorbankan mimpi satu sama lain.... :)


tulisan ini ada dalam rangka melepas rindu ngobrol bareng bapak :)

Senin, 18 April 2011

hati yang sempurna

berikut ini ada renungan yang saya dapat dari teks misa,
renungan yang cukup menggugah hati...selamat menikmati... :)

pada suau hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakan bahwa dialah pemilik hati yang terindah yang ada di kota itu. banyak orang kemudian berkumpul dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memang benar-benar sempurna. pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkan hatinya yang indah. tiba-tiba, seorang lelaki tua menyeruak dari kerumuman, tampil ke depan dan berkata 'mengaa hatimu masih belum seindah hatiku?". kerumunan orang-orang dan pemuda iru melihat pada hati pak tua itu. hati pak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun penuh dengan bekas luka, dimana ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yag lain ditempatkan di situ, namun tidak benar-benar pas dan ada sisi-sisi potongan yang tidak rata. bahkan ada bagian-bagian yang bertutup kembali.
orang-orang itu tercengang dan berpikir, bagaimana mungkin pak tua itu mengatakan bahwa hatinya lebih indah?
pemuda itu melihat pak tua it, memperhatikan hati yang dimilikinya dan tertawa, "anda pasti bercanda, pak tua", katanya, "bandingkan hatimu dengan hatiku, hatiku sangatlah sempurna sedangkan hatimu tidak lebih dari kumpulan bekas luka dan cabikan".
"ya", kata pak tua itu, "hatimu kelihatan sangat sempurna mesti demikian aku tak akan menukar hatiku dengan hatimu. lihatlah, setiap bekas luka ini adalah tanda dari orang-orang yang kepadanya ku berikan kasihku, aku menyobek sebagian dari hatiku untuk kuberikan kepada mereka, dan seringkali mereka juga memberikan sesobek hati mereka untuk menutup kembali sobekan yang kuberikan.
namun karena setiap sobekan itu tidaklah sama, ada bagian-bagian yang kasar, yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkan akan cinta kasih yang telah bersama-sama kami bagikan. adakalanya, aku memberikan potongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberikan itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya.
hal itulah yang meninggalkan lubang-lubang sobekan. memberikan cinta kasih adalah suatu kesempatan. meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itu mengingatkan ku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, dan aku berharap suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubang-lubang itu. sekarang, tahukan engkau keindahan hati yang sesungguhnya itu?"

pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. dia berjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda dan indah, dan merobeknya sepotong. pemuda itu memberikan robekan hatinya kepada pak tua dengan tangan-tangan gemetar. pak tua itu menerima pemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobek dari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudian menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu sesobek itu pas, tetapi tidak sempurna, karena ada sisi yang tidak sama rata. pemuda itu melihat ke dalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telah mengalir kedalamnya. mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalan beriringan.

Sabtu, 09 April 2011

kou kou the fisherman

I’m Kou Kou the Fisherman that lives near the coast of this island

Wind and stars are my friends, they told me where to go

Life is tough, yes it’s tough, but don’t give up

i'm sailing in the sea, surviving in this blue ocean

I’m taking my fishing rod, here I am stay on my boat

Life is tough, yes it’s tough, but don’t give up

I feel the air, it whispers my name

The water is calm and it’ll be as right as rain

The time is running i said to myself , “Fish or cut bait, Kou?”

But then there’s something big, swimming towards my boat

Life is tough, yes it's tough, but don’t give up

Life is good, yes it’s good, i’ve got food


-ENDAH N RESHA-

Sabtu, 19 Maret 2011

nyeketket :)

beberapa waktu belakangan ini saya asik dengan kegiatan baru saya, dan tentu saja tidak ada kaitannya dengan study yang lagi trend di 'jaman' saya saat ini *skripsweet or skripshit,, hehe
kegiatan yang cukup membuat saya autis dan cukup membuat saya menikmati saat-saat dimana hanya ada aku dan sang waktu (haiyaaahh lebayy rodo lamis,,haha)
kegiatan itu saya beri judul 'nyeketket' diambil dari kata skecth book, sedikit maksa judulnya layaknya judul skripsweet saya,,hehe
saya dikenalkan pada sketch book pertama kali oleh sahabat saya yaitu PEL,,dan saat natal 2010 kemarin saya diberi kado natal berupa sketch book, dan sketch book edisi pertama saya pun sudah ludes terisi...
beberapa minggu yang lalu saya mendapatkan rejeki nomplok yaitu berupa 2buah sketch book, pemberian mba Yuuk a.k.a mba Devi,,dia tau saya kebingungan karna tidak menemukan tempat yg berjualan sketch book yg kebetulan saat itu saya keliling toko buku di Jogja dan tidak menemukan satu pun sketch book..
di sketch book ini tidak hanya saya yang mengisi, beberapa teman pun saya persilahkan untuk mengisi tiap lembarnya..
lewat sketch book ini saya berharap apa yang tidak bisa disampaikan lewat kata-kata bisa tersampaikan lewat gambar-gambar di sketch book tersebut, baik dari saya maupun teman-teman yang mengisi...

berikut ini beberapa gambar yang berhasil saya hasilkan dengan keisengan pada malam ini (19 maret 2011)












hehehe sekian dan matur nuwun :)

Selasa, 15 Maret 2011

hal buruk tidaklah selalu buruk adanya

mau sekedar sharing, hehe
hari ini saya dan beberapa teman saya nongkrong di suatu tempat, seperti biasa setiap berkumpul pasti ada topik bahasan yang hangat untuk dibicarakan, dari hal yang ga penting sama sekali sampai pada hal yg sangat penting untuk di bahas...
hal yang kami bahas pun cukup menggelitik dan masih hangat untuk dibicarakan...
dari cerita itu saya mendadak jadi flashback ke cerita 'lalu'...(ehemm curcol..hhaha)
dulu...saat menceritakan tentang kisah 'itu' saya (terkadang) bisa sampai mewek, tapi saat ini saat saya menceritakan lagi kisah 'itu' saya justru bereaksi sebaliknya,,,tertawa lega...
tertawa bukan karna meremehkan tapi justru karna plong dan lega bisa melewati fase itu...
dan itulah yang membuat saya jadi bersyukur telah menjadi saya yang seperti saat ini :)

memang benar kata kebanyakan orang, roda kehidupan itu slalu berputar..
ada kalanya kita berada di bawah, merasa terpuruk dan terlarut dalam kesedihan yang cukup mendalam dan tak jarang membuat kita jadi menyesali diri, tapi dari hal itulah kita belajar untuk bangkit, berdiri tegak dan melepaskan semua keterpurukan dan kesedihan...
hal buruk itulah yang memberikan kita pelajaran yang paling berharga...belajar untuk memaknai setiap masalah yang datang, menjadikannya sebagai penguat untuk 'hadiah-hadiah' yang menanti kita di depan sana...dan yang bisa membuat roda itu berputar ke atas adalah diri kita sendiri, karna kita lah pemilik dan pengendali roda itu...

kalau hanya sekedar membaca tulisan ini pasti menganggap bahwa semua ini hanya teori belaka, tapi bagi yang pernah mengalaminya pasti bisa merasakan sensasinya, hehe

ohh iyaa, satu hal lagi yang semakin meyakini saya bahwa Dia ga akan memberi masalah melebihi kekuatan kita, Dia tau kita bisa melewatinya, maka dari itu yakinlah bahwa disetiap tangisan akan ada senyuman yang menanti kita... :)



matur nuwun Gusti :)

Kamis, 03 Maret 2011

happiness

Beberapa hari belakangan ini saya (lumayan) sering bertanya-tanya tentang yang namanya KEBAHAGIAAN. Kata itu terlintas saat saya melihat beberapa kejadian belakang ini dan kejadian-kejadian yang dulu pernah terjadi pada orang-orang di sekitar saya maupun pada diri saya sendiri (eheemm curcol, haha). Jadi begini, entah kenapa saya mempunyai pemikiran bahwa yang namanya kebahagiaan yang sesungguhnya itu ada ketika tidak ada satu pihak yang dikorbankan atau dalam kata lain semua merasa bahagia, semua senang, semua lega. Saya ga tau apakah ada teori pasti yang mengatakan seperti itu, saya juga ga yakin ada penelitian tentang opini saya tersebut, tapi entah kenapa saya punya keyakinan itu, hehe. Tapi pada kenyataannya yang muncul dalam kehidupan saya malah sebaliknya. Banyak pihak yang memperoleh kebahagiaannya dengan sadar atau tidak sadar sudah mengorbankan pihak lain. Entah itu disengaja maupun tidak disengaja tetap ada pihak yang telah dikorbankan. Saya pernah merasakan kebahagiaan yang seperti ‘itu’, memperoleh kebahagiaan dengan (terpaksa) harus mengorbankan orang lain. Awalnya saya merasa senang karena saya bisa bahagia, tapi lebih jauh saya menjalani muncul perasaan tidak nyaman dan kebahagiaan yang awalnya saya rasakan itu pun lama-lama jadi perasaan khawatir. Kebahagian yang seperti itu adalah kebahagiaan egois (lagi-lagi itu muncul berdasarkan buah pemikiran saya sendiri..). kebahagiaan yang hanya saya rasakan sendiri dengan mengorbankan pihak lain dan berakhir dengan perasaan tidak nyaman. Saat itu juga saya memutuskan untuk keluar dari zona itu, walaupun saya harus mengorbankan zona nyaman itu. Dan justru perasaan yang muncul setelah itu adalah kelegaan dan ga ada beban apapun. Disisi lain ada orang yang dengan hebatnya mengorbankan dirinya demi kebahagiaan oranglain, membiarkan diri terpuruk dalam kesedihan atau kesengsaraan demi sebuah kebahagiaan yang belum tentu dirasakan oelh dirinya sendiri sekalipun. Lagi-lagi muncul dalam pikiran saya ‘apa ini yang namanya kebahagiaan? Mengorbankan diri sendiri demi orang lain? Atau mengorbankan oranglain demi kebahagiaan sendiri?’

Mau sampai kejang-kejang, guling-guling dan jungkir balik pun pertanyaan itu tidak memiliki jawaban yang pasti. Karena setiap orang punya pemaknaan tersendiri pada yang namanya kebahagiaan. Jalan yang ditempuh untuk sebuah akhir yang bahagia pun bisa dengan berbagai macam cara tergantung pada pemaknaan akan kebahagiaan itu sendiri. Pada akhirnya saya pun hanya bisa berkata bahwa apapun makna tentang kebahagiaan dan bagaimana cara memperolehnya, saya selalu yakin setiap orang memiliki waktu dan tempat yang tepat untuk memperoleh kebahagiaan sesungguhnya. Karena segala sesuatu ada masanya, termasuk kabahagiaan. :)

Senin, 13 Desember 2010

no need to say good bye,,

It started out as a feeling
Which then grew into a hope
Which then turned into a quiet thought
Which then turned into a quiet word

And then that word grew louder and louder
Till it was a battle cry

I'll come back
When you call me
No need to say goodbye

Just because everything's changing
Doesn't mean it's never
Been this way before

All you can do is try to know
Who your friends are
As you head off to the war

Pick a star on the dark horizon
And follow the light

You'll come back
When it's over
No need to say good bye

Now we're back to the beginning
It's just a feeling and no one knows yet
But just because they can't feel it too
Doesn't mean that you have to forget

Let your memories grow stronger and stronger
'Til they're before your eyes

You'll come back
When they call you
No need to say good bye

...the call_regina spektor...